Selasa, 03 Mei 2011

Mengenal Racun Tikus

Jika kita dihadapkan pada permasalahan pembasmian tikus yang sering muncul dibenak kita adalah racun tikus karena aplikasi pembasmian yang paling mudah adalah dengan racun tikus. Namun kita sering tidak menyadari bahwasanya jenis racun tikus sendiri banyak macamnya, oleh karena itu disini akan saya jelaskan macam2 racun tikus agar kita bisa memilih jenis racun tikus yang tepat.

Zink phosphide (Zn3P2), termasuk dalam kategori highly toxic, bereaksi dengan air dan asam dalam lambung dan menyebabkan iritasi parah. Gejala keracunan zinz phosphide mual, syok, denyut jantung lemah, tekanan darah lemah hingga hilang kesadaran. Gejala lainnya adalah muntah, diare, gelisah dan demam. Karena sifatnya yang sangat beracun maka penggunaan rodentisida ini diwajibkan tersertifikasi.

Antikoagulan bekerja dengan cara mencegah pembentukan vitamin k sehingga menyebabkan ketakmampuan tubuh memproduksi faktor pembekuan darah. Akibat dari gangguan metabolisme ini menyebabkan kerusakan pembuluh darah kapiler, meningkatkan permeabilitas dan pendarahan internal. Efek ini terjadi secara gradual dan dibutuhkan beberapa hari hingga terjadi kematian. Kelebihan antikoagulan adalah tikus tidak akan menyadari kematian mereka sebagai akibat dari makanannya. Bahan aktif yg termasuk dalam kategori ini yaitu difenacoum, brodifacoum, flocoumafen and bromadiolone.

Untuk membasmi tikus menggunakan racun tikus tergolong susah karena sifat khusus mereka. Sifat mereka makan sedikit dahulu kemudian menunggu jika mereka tidak sakit baru mereka melanjutkan makan. Racun tikus yang efektif adalah pada konsentrasi mematikan harus tidak berasa dan berbau serta mempunyai efek membunuh perlahan agar tidak menimbulkan jera umpan.